Selamat datang pembaca
di blog saya ini!

Pembaca hendak

Mblusuk


apa, kemana, dan dimana ya

Sekilas Menapak Tilas Hamengkubuwana II

Review Lensa Prime, Nikkor 35mm DX

Nggak terasa, sudah sekitar 3 tahun aku memotret dengan Nikon D80 dan lensa Nikkor 18-135mm DX. Hmmm, aku merasa sekarang saatnya aku harus punya lensa lain. Tapi apa? 

Selama ini, aku lebih sering memotret pemandangan. Jadi, haruskah aku punya lensa wide-angle?

Tapi kalau kupikir-pikir lagi, aku lebih banyak memotret sambil nyepeda. Jadi, sepertinya bersepeda sambil membawa lensa wide-angle yang besar, berat, dan berharga mahal itu sangat beresiko tinggi. :p 

Jadi kebutuhanku adalah lensa kompak. Yaitu, lensa yang ukurannya lumayan ringkas untuk bisa dikeluar-masukkan dari tas sambil bersepeda. Dari sekian banyak lensa untuk DSLR Nikon, lensa-lensa yang memiliki ciri-ciri yang kumaksud adalah 18-55mm DX, 50 f1.8, dan 35mm DX.

 

review ulasan lensa kamera motret nikon nikkor prime wide

 

Setelah menimbang-nimbang, pilihanku jatuh kepada lensa prime Nikkor 35mm DX. Dibandingkan lensa 18-55mm DX, lensa ini punya bukaan diafragma yang lebih besar (f1.8). Terlebih lagi, lensa ini memang dirancang untuk sensor kamera APS-C dan bukan fullframe seperti lensa 50 f1.8.

Harga

Mahal? Nggak juga. Dengan rentang harga di bawah 3 juta rupiah, lensa ini relatif terjangkau untuk kebanyakan fotografer. Yah, setidaknya bisa terbeli dengan 1 kali gaji PNS golongan 3A. :p

Kualitas Bodi

Sebagai lensa konsumer, tentu saja bodi lensa didominasi bahan plastik. Tapi jangan salah, mount lensa terbuat dari metal supaya lensa tetap kokoh saat terpasang di kamera. Ada juga semacam karet yang mengelilingi “pantat” lensa. Karet ini berfungsi untuk mencegah debu dan air masuk ke lensa saat terpasang di kamera.

Walaupun Nikon tidak memberi jaminan tahan cuaca dan tahan banting untuk lensa ini, setidaknya dua fitur di atas cukup membuatku lega, sebab aku kan cukup sembrono dalam memakai lensa. :p

 

review ulasan lensa kamera motret nikon nikkor prime wide
f 1.8, 1/100 detik, ISO-100
Warnanya cantik...

 

Kualitas Gambar

Aku memotret sebuah bunga teratai di halaman kampus ITB dan hasilnya...memuaskan! Aku cuma mau bilang kalau lensa ini bisa menghasilkan kualitas gambar yang baik apabila dipakai secara cermat. Cacat lensa seperti vignetting, distorsi, aberasi kromatik tetap ada namun menurutku tidak terlalu mencolok.

Kalau sebelumnya aku banyak menyebut kelebihan lensa 35mm DX ini, bukan berarti lensa ini adalah lensa yang sempurna lho!

 

review ulasan lensa kamera motret nikon nikkor prime wide
f 2, 1/1250 detik, ISO-200
Di pinggir jendela ada aberasi kromatik (garis yang warnanya ungu itu)

review ulasan lensa kamera motret nikon nikkor prime wide

 

Bermain di 35mm

Seperti namanya, lensa prime adalah lensa dengan panjang fokal tunggal. Tidak seperti lensa zoom yang panjang fokalnya bisa diubah-ubah. Kebanyakan fotografer pemula kerap “mendewakan” lensa zoom dengan panjang fokal yang panjang, seperti 18-200mm atau 70-300mm. Lalu, buat apa lensa 35mm ini?

Menurutku, itu selera. Seperti yang aku bilang, aku ingin lensa yang kompak, dan untuk itu ada beberapa fitur pada lensa yang mesti ditiadakan. Tapi toh, fotografi adalah kreativitas kita untuk mengabadikan momen. Sehingga dengan lensa jenis apapun, sebenarnya kita bisa menghasilkan foto bagus asalkan penggunaannya cermat.

Buatku, lensa 35mm DX ini menuntut penggunanya untuk aktif bergerak. Ya karena tidak ada fitur zoom, jadi terpaksa fotografernya deh yang mesti maju-mundur :p. Karena panjang fokalnya yang 35mm itu pula, hasil foto yang diperoleh bisa lebih ‘berdimensi’, jadi mudah untuk menghilangkan kesan ‘datar’ pada foto. 

 

review ulasan lensa kamera motret nikon nikkor prime wide
f 1.8, 1/4000 detik, ISO-800
fokus selektif ke mata kucing sedangkan badannya buram, hohoho...suka bangeeet!

 

Kesimpulan

Jadi bagaimana aku akan menggunakan lensa ini? Ukurannya yang kompak akan membuatku memilih lensa ini untuk mengabadikan momen-momen ‘umum’ yang hasilnya cuma akan diupload ke Facebook. Dengan bukaan diafragma yang besar (f1.8) membuatku tidak ragu untuk memotret di situasi minim cahaya, walaupun lensa ini tidak dibekali fitur Vibration Reduction.

Review Lensa Prime, Nikkor 35mm DX

NIMBRUNG YUK



  • BEJOKAMPRET
    avatar 3512
    #Selasa, 14 Desember 2010, 22:12 WIB
    setuju wij...ganti lensa + kamerane sisan
    wedalah...
  • #Selasa, 14 Desember 2010, 22:58 WIB
    wah..lensa mahal..hehe
    sapa bilang gag mahal :p
    mantep neh lensanya..hihi..F1.8 AFS pula..
    kemarin aku cuma bisa beli yg 50mm F1.8 aja..lensa sejuta umat... haha
    dibanidng lensa 15 juta? :p
  • #Rabu, 15 Desember 2010, 09:02 WIB
    boleh boleh postingan kali ini membahas tentang lensa...harganya emang murah kok buat gaji PNS golongan 3A apalagi buat saya uyang golongan VC wakakakkkkk
    wealah Om...
  • #Rabu, 15 Desember 2010, 13:08 WIB
    belum kesampaian beli wide angle, wide anglenya gak ada yang murah ya... ? :D
    masih dengan kit 18-55VR kemana mana...
    hehehe, wide-angle emang ndak ada yang murah Kang mau murah ya pakai teleconverter buatan sendiri :)
  • #Minggu, 19 Desember 2010, 08:43 WIB
    keren abisss hasilnya
    kualitas lensa konsumer ndak kalah dengan lensa pro
  • #Senin, 20 Desember 2010, 13:18 WIB
    rung duwe dslr,tabunganku rung cukup,jd msh ngandelku pocket...hukhuk
    tak doakan besok2 punya DLSR Kang :) harganya kan semakin murah dari tahun ke tahun,
    beli second juga ndak apa-apa :D
  • BAMBANG
    avatar 3524
    #Senin, 20 Desember 2010, 20:12 WIB
    Jer basuki mawa bea
    he???
  • #Kamis, 30 Desember 2010, 07:53 WIB
    Hiyaaaa saya mau lensa prime!! :cry: hiks..
    Makronya bagus ya... saya naksir prime karena bukaan aperture-nya pasti lebih besar ketimban lensa
    zoom. Jadi, bisa dapet gambar lebih tajam saat di cahaya redup ketimbang lensa zoom.
    Tapi, justru karena itulah lensa prime jauuuuh lebih mahal ketimbang lensa zoom. :(
    Nikkor 35mm DX ini lumayan murah og, hehehe, saya menanti seandainya Nikon bikin lensa prime 18mm DX :D
  • DWIARSO
    avatar 5122
    #Senin, 4 Maret 2013, 10:55 WIB
    mas, kalau dipasan di D5100 support kan yak? sorry newbie.
    dipasang di segala macam body DSLR nikon support Mas.
  • #Selasa, 3 Desember 2013, 20:19 WIB
    manteb2,,, hargane juga manteb,,
    tur dolar saiki mundak, regane yo mesti mundak