Maw Mblusuk?

HALO PEMBACA!

Selamat nyasar di blog Maw Mblusuk? !

Di blog ini Pembaca bisa menemukan lokasi-lokasi unik seputar aktivitas blusukan-ku ke sana-sini. Eh, kalau ada kritik, saran, atau pesan bilang-bilang aku yah! Nuwun!

Cari Artikel

LANGGANAN YUK!

Dengan berlangganan, Anda akan senantiasa mendapatkan update artikel terbaru blog ini.


Bisa berlangganan melalui e-mail.

oleh FeedBurner

Atau melalui RSS Feed berikut.
feeds.feedburner.com/mblusuk
Senin, 22 Agustus 2016, 09:00 WIB

Eentah disengaja atau tidak, tapi faktanya, di hari peringatan kemerdekaan RI ke-71 yang lalu, Nikon mengumumkan rilisnya DSLR entry level mereka yang terbaru, yaitu Nikon D3400. Kabarnya, DSLR kelas pemula ini bakal tersedia di pasaran pada September 2016 dalam wujud paket kit (body kamera + lensa).

 

Buatku sendiri, yang menarik sebetulnya bukan D3400, melainkan lensa kit standar (18-55 mm) versi terbaru, yang aku prediksi bakal mendampingi paket kit DSLR Nikon entry level berformat DX di masa mendatang.

 

 

Sesuai judul artikel ini, lensa kit yang dimaksud, tidak lain adalah:

 

AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR

 

Alhamdulillah, di awal bulan Agustus 2016 ini, aku berkesempatan untuk menjajal lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR selama kurang lebih 6 hari. Eh, kenapa aku bisa mendapat pinjaman lensa ini, nantilah aku ceritakan di artikel selanjutnya.

 

review pengalaman lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR user experience
Walaupun cuma lensa pinjaman tapi siap untuk diuji coba!

 

Eh eh eh! Sebelumnya aku mau tekankan bahwa artikel ini BUKAN artikel berbayar dan bersponsor lho! Apa yang aku tulis ini murni “ocehan” seorang pemeluk taat “agama” Nikon selama kurang-lebih 9 tahun.

 

Tolong dicatat itu ya!

 

Naksir sih, Tapi...

Yang jelas, lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini sebetulnya bukan lensa yang dirilis bersamaan dengan Nikon D3400. Lensa ini sudah terlebih dahulu dirilis pada bulan Januari 2016 lalu dan kini telah tersedia di berbagai toko kamera dengan banderol harga yang “murah”, sekitar Rp1.300.000.

 

Oh iya, Pembaca sudah tahu toh kalau ada lensa yang harganya Rp10 jutaan? Itu menurutku lensa yang “mahal”.

 

Dan lensa yang harganya Rp1 juta dengan yang Rp10 juta itu kalau dibanting ke batu ya sama-sama bakal remuk kok.

 

top price lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR
Siap untuk dibikin remuk? #eh

 

Sebetulnya, aku sendiri sudah naksir lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR sebagai pengganti lensa Nikkor AF-S 18-135 DX yang sudah uzur dan penyakitan. Pikirku, daripada bolak-balik masuk service center, lha ya mending beli lensa baru toh?

 

Sayangnya, anggaran danaku untuk beli lensa, adanya baru di kisaran Rp1 jutaan.

 

Tapi ya, seandainya punya anggaran dana mencapai Rp10 jutaan, kok ya rasanya eman-eman kalau dipakai buat beli lensa “mahal” ....

 

perbandingan ukuran size comparison AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR with 18-135 DX lens
Kelihatan jelas kalau lensa 18-135 DX di kiri itu udah tua.

 

Karena membeli benda seharga jutaan rupiah itu (umumnya) termasuk hal yang memerlukan pertimbangan matang, maka dari itu aku menulis artikel review ini bagi Pembaca yang sekiranya juga kepincut untuk meminang lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR.

 

Terlebih lagi karena adanya gosip yang menyebutkan bahwa lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini nggak bisa dipakai di DSLR Nikon seri lama.

 

Waduh? Betulan nggak itu?

 

 

Nah, di artikel ini Pembaca akan menemukan jawaban-jawaban atas pertanyaan,

 

“Lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini layak dibeli nggak sih?”

 

“Perlu nggak meng-upgrade lensa kit 18-55 generasi lama jadi Nikkor AF-P 18-55 DX VR?”

 

dan juga

 

“Bagaimana dampaknya jika lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR dipasang di DSLR Nikon lama?”

 

Yuk, kita scroll ke bawah!

 

Fisik yang Ringkas

Pertama-tama aku mau membahas dari segi fisiknya dahulu. Sebab, kesan pertama saat menggenggam lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini adalah,

 

“Beneran ini lensa DSLR? Kok kecil dan enteng banget?”

 

review lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR in hand comparison
Semisal dimasukkan ke dalam saku celana mungkin ya nggak bakal terasa.
Perhatikan juga yang bersinar itu! Ini lensa DX untuk DSLR dengan sensor APS-C!

 

Yup! Lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR memang berdimensi kecil dan berbobot ringan. Dari informasi produknya sih disebutkan diameternya 65 mm, tingginya 63 mm, dan bobotnya 205 gram. Diameter ulir filternya adalah 55 mm. Ini terbilang lensa yang ringkas untuk DSLR.

 

Salah satu faktor yang menyebabkan lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR berbobot ringan adalah konstruksi body lensa yang mayoritas terbuat dari plastik. Meski demikian, konstruksi plastiknya tidak terkesan ringkih. Desain body lensanya juga terlihat enak dipandang dan minimalis.

 

size comparison perbandingan ukuran lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR with 35 DX lens Nikon price
Kalau dibandingkan dengan lensa 35 DX ya masih tergolong besar sih.

 

Eh, tapi jangan salah ya! Wujud lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR yang mungil ini hanya ketika berada dalam mode non-aktif. Lensa ini menganut konsep collapsible lens. Artinya, ketika dalam mode aktif lensa akan bertambah panjang seperti foto di bawah ini.

 

Cara mengubah mode lensa dari non-aktif menjadi aktif (ataupun sebaliknya) adalah melalui satu tombol khusus. Cukup tekan dan tahan tombolnya, kemudian putar lensa searah putaran zoom. Sebagaimana umumnya karakteristik lensa kit, lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR memiliki dimensi terpanjang di focal length 18mm dan 55mm.

 

lens extended AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR
Wew! Lensanya memanjang! Ini dimensinya yang terpanjang.

 

Aku sarankan sih jangan terlalu sering mengganti-ganti mode. Nanti tombolnya cepat rusak, hehehe.

 

Hanya Satu Tombol

Bicara tentang tombol, lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR HANYA memiliki satu tombol, yaitu tombol untuk mengganti mode dari aktif ke non-aktif di atas tadi.

 

Berbeda dengan lensa-lensa pendahulunya, lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR TIDAK dilengkapi dengan tombol autofokus dan juga tombol fitur peredam getar (Vibration Reduction / VR). Menyinggung tentang fitur Vibration Reduction, katanya sih efektif sampai 4 stop.

 

Lha terus gimana dong kalau mau fokus manual atau menonaktifkan VR?

 

Nah, ini dia konsep yang sepertinya mulai diterapkan Nikon pada lensa dan DSLR terbaru mereka.

 

vibration reduction VR setting lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR in DSLR firmware update
Hanya DSLR terbaru yang punya pilihan setting ini.
Padahal lebih enak kalau VR diatur manual lewat tombol di lensa.

 

Aku menduga, Nikon mulai memindahkan kontrol dari lensa-lensa terbaru mereka ke DSLR. Apabila lensa TIDAK di-support oleh DSLR, ya sejumlah fungsi di lensa TIDAK BISA digunakan. Hal ini juga berlaku bagi lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR.

 

Untuk mengatasinya bisa dengan meng-update firmware DSLR. Tapi ya itu, HANYA beberapa DSLR saja yang mendapat update firmware untuk men-support lensa-lensa terbaru.

 

 

Sedih ya?

 

Ibaratnya, kalau lensanya seri baru, ya DSLR-nya mesti seri baru juga.

 

Kalau begini ceritanya lak yo fotografi jadi tambah boros toh? ....

 

Pantat dari Plastik

Anyway, yuk kita teruskan “menggerayangi” body lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini! Mari kita alihkan pandangan ke “pantat” lensa.

 

Seperti lazimnya lensa entry level, “pantat” lensa (mounting) Nikkor AF-P 18-55 DX VR terbuat dari plastik dan tanpa dilindungi karet weather sealing. Pada lensa “mahal”, umumnya mounting terbuat dari metal dan dilengkapi karet weather sealing agar lensa lebih tahan banting.

 

bottom price lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR
Kelihatan jelas toh konstruksinya dari plastik?

 

Akan tetapi, mengingat target pengguna lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR adalah para fotografer pemula yang hanya menggunakan satu body dan satu lensa untuk beberapa tahun ke depan #pengalaman, eksistensi mounting plastik dan absennya karet weather sealing tidak bakal terasa signifikan. Sebab, fotografer pemula diprediksi amat sangat jarang menggonta-ganti lensa.

 

Betul tidak?

 

Yang jelas, jangan terlampau sering melepas lensa dari body kamera dan memain-mainkan zoom-nya. Sebab, “pantat” lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini tidak dilindungi oleh elemen lensa pelindung. Akibatnya, debu bisa bebas keluar-masuk lensa sesuka hati.

 

Kualitas Optis dan Hasil Foto

Setelah tadi aku membahas tentang body lensa, sekarang aku mau ganti menyinggung perihal "jeroan" lensa. Semoga saja Pembaca ngerti ya, hehehe.

 

Secara konstruksi, lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR tersusun dari 12 elemen yang terbagi ke dalam 9 grup. Dua elemen di antaranya merupakan elemen aspherical yang berfungsi untuk mengurangi aberasi kromatik. Penjelasan gampangnya, supaya hasil foto tetap tajam.

 

Menurutku sih hasil foto menggunakan lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR sudah cukup tajam. Reproduksi warnanya pun memuaskan. Apabila hasil fotonya sebatas untuk dipajang di Facebook, Instagram, atau blog menurutku lensa ini bisa melakukan tugasnya dengan sangat baik.

 

bokeh test lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR
Bokehnya agak semerawut tapi buatku sih fine-fine saja.

 

sharpness test lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR
Buat yang masih meragukan ketajaman lensa kit. Nyoh!

 

Meskipun lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR hanya memiliki 7 bilah diafragma (dengan posisi melingkar), aku sendiri nggak begitu masalah dengan kualitas bokeh-nya. Pada focal length 55 mm dan bukaan diafragma f/5.6, lensa ini sudah cukup mumpuni digunakan sebagai lensa portrait.

 

Tapi ya perlu dicatat juga bahwa lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR masih memiliki beberapa kekurangan dari sisi kualitas optis seperti distorsi dan vignetting. Tapi, dengan bantuan aplikasi olah grafis macamnya Adobe Photoshop atau Lightroom, yang demikian itu bisa terobati kok.

 

landscape photo test lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR
Semisal nggak bisa menghasilkan foto seperti ini itu bukan salah lensa kit-nya!
Bisa jadi sampeyan yang belum paham caranya motret.

 

Lensa ini bukan merupakan lensa makro. Jadi, jangan terlalu berharap bahwa lensa ini bisa memotret obyek dengan perbesaran tinggi dari jarak yang teramat dekat.

 

AF-P itu Stepping Motor

Satu hal yang sebetulnya membedakan lensa ini dari lensa-lensa kit Nikon yang lain adalah jenis motor autofokus yang digunakan.

 

Bila Pembaca jeli, nama lensa ini diawali dengan kode “AF-P”. Sedangkan lensa-lensa Nikon lain pada umumnya diawali kode “AF-S”.

 

Ya toh?

 

 

Kode “AF-P” merupakan penanda bahwa lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini menggunakan stepping motor pada mekanisme autofokusnya. Sedangkan kode “AF-S” menandakan penggunaan motor ultrasonik (Silent Wave Motors / SWM).

 

Apa bedanya stepping motor dan motor ultrasonik?

 

Secara kasarnya sih, penggunaan stepping motor memungkinkan sistem autofokus lensa bekerja secara lebih presisi. Hal ini bisa dirasakan ketika aku memutar-mutar cincin fokus. Dibandingkan lensa-lensa AF-S yang pernah aku jajal, pergerakan cincin fokus pada lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini terasa lebih mulus.

 

Kalau dulu aku punya anggapan bahwa fokus manual di lensa kit tidak bisa diandalkan, maka lain ceritanya dengan Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini.

 

 

 

Besar kemungkinan, keputusan Nikon mengaplikasikan stepping motor pada lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR adalah demi mengakomodasi para pengguna yang memanfaatkan DSLR sebagai perekam video.

 

Di zaman sekarang, DSLR bukan hanya piranti untuk motret saja kan?

 

Selain untuk mendapatkan fokus yang lebih presisi, keunggulan lain dari stepping motor adalah minim suara! Beda dengan motor ultrasonik yang lumayan berisik saat bekerja mencari fokus. Yang demikian ini jelas krusial saat merekam video bersuara toh?

 

Uji Coba di DSLR Jadul

Akhirnya, setelah artikel yang sekian panjang , mari kita uji bagaimana performa lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR pada DSLR lama. Yang aku istilahkan sebagai DSLR lama, salah satunya adalah Nikon D80 yang sudah menjadi partner-ku motret sejak tahun 2007.

 

Apakah benar gosip bahwa lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR ini tidak bisa digunakan pada DSLR lama?

 

Yuk kita buktikan!

 

 

Berhubung lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR dan Nikon D80 sama-sama masih menggunakan standar Nikon F-Mount, jadi nggak ada masalah dalam urusan pasang-memasang lensa.

 

Ndilalah, masalah muncul setelah aku menyalakan kamera!

 

(Catatan: Biasakan untuk mematikan kamera saat melepas dan memasang lensa)

 

how to fix cara memperbaiki f-- error on dslr nikon
Setiap pengguna DSLR yang ketemu error semacam ini pasti deg-degan.

 

Pada top LCD D80 tertera pesan error “F--" seperti foto di atas. Ini merupakan error klasik bagi DSLR yang disebabkan gagalnya mekanisme untuk menggerakkan tuas diafragma pada lensa.

 

Kalau Pembaca perhatikan, tiap lensa umumnya memiliki tuas diafragma yang fungsinya untuk mengatur bukaan diafragma. Tuas diafragma ini dapat dengan mudah kita amati (dan dimain-mainkan ) pada bagian “pantat” lensa.

 

diafragma lever lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR
Yang dilingkari merah itu namanya tuas diafragma.
Kelihatan juga kan itu ada bolong besar jadi debu bisa bebas keluar-masuk?

 

Eh, sekadar info, kalau nggak salah di tahun 2012 apa ya? Mekanisme penggerak tuas diafragma di Nikon D80-ku ini rusak dan harus masuk ke bengkelnya Pak Tumijo untuk diservis. Opname sekitar 2 minggu dengan tarif sekitar Rp250.000 kalau nggak salah.

 

Pelajaran yang bisa diambil bahwa DSLR rusak karena sering dipakai itu hal yang biasa.

 

Yang nggak biasa itu kalau DSLR rusak karena jarang dipakai.

 

 

Kembali lagi ke masalah error “F--" di atas. Ternyata oh ternyata, error tersebut muncul karena lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR berada dalam mode non-aktif!

 

Alhasil, tinggal ubah mode lensa jadi aktif dan simsalabim! Kondisinya jadi normal kembali! Alhamdulillah, DSLR-nya nggak rusak.

 

repair price nikon diaphragm lever broken tarif reparasi diafragma dslr
Waras lagi!

 

 

Tapi tunggu! Masalah belum selesai sampai di sini!

 

Ternyata....

 

D80-nya NGGAK MAU NJEPRET!

 

Waduh!

 

 

Aku coba tahan setengah tombol shutter. Nggak mau mencari fokus.

 

Aku tekan-tekan tombol shutter berulang kali. Tetap nggak mau njepret.

Aku tahan tombol AF-Lock dan menekan tombol shutter. Tetap nggak mau njepret.

Aku ubah ke mode fokus AF-C. Tetap nggak mau njepret.

Aku matikan motor autofokus di body D80. Tetap nggak mau njepret.

Aku ganti ke mode Manual di D80. Tetap nggak mau njepret.

 

Waduh....

 

Kok aneh?

 

 

Sampai akhirnya pas aku sedang maju-mundur membidik obyek bunga, aku perhatikan indikator focus lock di viewfinder tiba-tiba menyala. Aku coba menekan tombol shutter dan...

 

KREK!

 

Eh, D80-nya MAU NJEPRET!

 

Kok bisa ya?

 

review test lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR on old dslr nikon d80
Foto yang berhasil dijepret pakai Nikon D80. Jaraknya terbatas!

 

Setelah aku cermati, masalah ini bisa jadi disebabkan karena D80 TIDAK BISA bekerjasama dengan stepping motor lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR.

 

Saat lensa dipasangkan dengan body D80, CPU pada lensa mengirimkan informasi ke D80 bahwa lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR yang dipasang ini memiliki motor autofokus dalam kondisi aktif. Alhasil, apabila fokus belum diperoleh, D80 akan mencari fokus via motor autofokus lensa sebelum mekanisme “jepret” dimulai.

 

Sayangnya, D80 TIDAK BISA memerintahkan lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR untuk mencari fokus. Jadinya ya D80 nggak mau njepret deh.

 

ANDAIKAN motor autofokus lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR bisa dimatikan secara manual, mungkin masalah ini bisa segera diatasi. Sayangnya, untuk mematikan motor autofokus lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR harus melalui setting kamera dan D80 yang tergolong DSLR jadul tidak dilengkapi fitur tersebut. Sepertinya pula, nggak bakal ada update firmware untuk D80 terkait masalah ini.

 

close up macro test on lens AF-P DX Nikkor 18-55mm f/3.5-5.6G VR
Padahal kalau DSLR-nya mendukung bisa memotret sampai sedekat ini.

 

Pada waktu itu D80 mau njepret dikarenakan indikator focus lock di viewfinder menyala. Alhasil, trik yang mungkin bisa digunakan adalah memaju-mundurkan posisi kamera agar indikator focus lock di viewfinder menyala.

 

Aku nggak tahu kenapa, tapi memutar-mutar cincin fokus tidak berdampak pada pencarian fokus. Sepertinya, penggunaan cincin fokus terbatas hanya pada saat perekaman video saja.

 

Kesimpulan Terhadap Lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR

Jadi, tibalah pada suatu kesimpulan.

 

Sebagai lensa kit standar, Nikkor AF-P 18-55 DX VR memiliki kualitas hasil foto yang baik. Hanya saja, lensa ini baru dapat dipergunakan secara maksimal jika didukung oleh DSLR yang tepat.

 

Jika Pembaca masih memiliki lensa kit standar 18-55mm generasi lama yang berfungsi baik, aku sarankan TIDAK PERLU meng-upgrade ke lensa ini.

 

Bila Pembaca SANGAT membutuhkan lensa kit standar dan DSLR men-support lensa ini, silakan untuk memilikinya. Sementara ini, DSLR yang men-support lensa Nikkor AF-P 18-55 DX VR HANYA D3300, D3400, D5300, dan D5500. Itu pun dengan update firmware.

 

Untuk DSLR generasi lama... #sedih ... tetaplah setia dengan lensa “AF-S”....

 

AF-S Bakal Punah?

Gimana ya? Sebetulnya aku sendiri jadi “takut” kalau di masa mendatang Nikon bakal banyak mengeluarkan lensa-lensa “AF-P” dan membuat punah lensa “AF-S”.

 

Padahal selama ini, dibandingkan body kamera, lensa merupakan benda fotografi yang bisa dilirik sebagai investasi. Kasarnya, dari lensa jadul sampai lensa terbaru hampir bisa digunakan di sembarang body kamera (khususnya kamera profesional ).

 

Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk lensa “AF-P”. Akan tetapi, kalau menilik sejarah, sebetulnya Nikon dahulu kala juga pernah membuat punah lensa “AI”. Apakah kali ini memang giliran lensa “AF-S” untuk berangsur punah?

 

Mari kita berharap semoga Nikon tidak melakukan manuver yang aneh-aneh, hahaha .


NIMBRUNG DI SINI

UPS! Anda harus mengaktifkan Javascript untuk bisa mengirim komentar!
  • NBSUSANTO
    avatar 10024
    NBSUSANTO #Senin, 22 Ags 2016, 10:07 WIB
    sik mas masih awam tentang kamera, itu semacam lensa STM kalo di merk sebelah
    atau beda lagi?

    err.. D3400 udah mau muncul? padahal D3300 belum berhasil mencuri hati kelas pemula
    bahkan dari pendahulunya D3200 dan D3100 yang cukup legendaris..
    Ho oh, merk sebelah nyebutnya STM. Rilisnya D3400 menurutku sekedar formalitas belaka untuk menguji coba teknologi stepping motor. :D
  • CAHYO
    avatar 10027
    CAHYO #Senin, 22 Ags 2016, 17:30 WIB
    Kompatibilitas pancen mkn lama makin mnjengkelken ...
    sensor ccd is the best (rak iyo to mas?) :)
    Sensor CCD ada kurangnya juga sih Bro, dynamic range-nya kurang sip.
  • HENDRA
    avatar 10117
    HENDRA #Rabu, 21 Sep 2016, 05:42 WIB
    Jadi lensa yg bagus itu yg mna ? AF-S atau AF-P
    Kalau di rekomendasikan meningan pilih lensa yg mana ya ?
    Semisal kamu punya DSLR yang mendukung lensa AF-P, pilih lensa AF-P. Selain itu pilih lensa AF-S. Percuma kan beli kalau lensanya nggak cocok sama DSLR-nya. :D
  • HERY
    avatar 10132
    HERY #Jum'at, 23 Sep 2016, 01:54 WIB
    Nikon D5100 kira² bisa gk ya
    yang bisa pakai lensa AF-P baru D5500 Bro
  • AKHYARI ZUDHI
    avatar 10175
    AKHYARI ZUDHI #Selasa, 4 Okt 2016, 15:42 WIB
    saya punya d5300 kira² bisa pakai lensa af-p ndak ya mas? oya, utk matikan autofokus lensa af-p di body kamera lama kira2 bisa tidak dg menutup konektor lensa dg selotip atau bahan sejenis isolator?
    Nikon D5300 bisa pakai lensa AF-P tapi mesti update firmware dulu jadi ke versi 1.01. Bisa di-download di http://downloadcenter.nikonimglib.com/en/download/fw/175.html. Kalau diakali ditutup pakai selotip sepertinya nggak bisa. :D
  • PANJOEL_AE
    avatar 10194
    PANJOEL_AE #Jum'at, 7 Okt 2016, 18:44 WIB
    lho cak bro ,, berarti gak iso di sandingke karo D3200 ya??? wadooh padahal pngen nyandingke karo kui .. tp seh golek referensine.. suwon infone kang salam kenal!!
    d3200 ora iso mas Bro. Muga2 Nikon ngupdate firmware e..
  • HARRI
    avatar 10272
    HARRI #Minggu, 30 Okt 2016, 23:22 WIB
    dipasang di d7100 iso mas?
  • EGIE
    avatar 10344
    EGIE #Senin, 14 Nov 2016, 01:25 WIB
    Sy punya d5500,, klo untuk lensa tele yg cocok d5500
    apa iah mas??
    Apakah bisa jga AF-S ke d5500?
    Lensa AF-S bisa dipakai di D5500. Kalau untuk lensa tele bisa mencoba 55-200 atau 55-300.
  • DEDEN
    avatar 10413
    DEDEN #Minggu, 27 Nov 2016, 16:03 WIB
    Trimakasih, atas info n reviewny
    Saya memiliki kamera niko d3300 dgn lensa af-p,
    sebelumnya saya bingung kenapa lensa pada
    kamera af-p tidak memiliki tombol manual n auto
    seprti yang pada umumnya, dan atas penjelasanya
    dan review kamerany saya tau ap perbedaan lensa
    af-p dan af-s.
  • YUPONG
    avatar 10460
    YUPONG #Minggu, 11 Des 2016, 05:31 WIB
    Mas brohh,, saya masih bingung,, anda sebagai
    pengguna nikon kan, sedangkan saya yg pemula
    ingin mempunyai dslr pertama saya,, mending nikon
    d5500, d5300 apa d3400 ya??saya suka potrait n
    landscape
    Klo menurutku, faktor yg paling utama dipertimbangkan adalah sampeyan punya dana berapa? Belilah DSLR sesuai uang yang dimiliki. Jangan malah ngutang, hahaha. :D

    Kualitas foto D5500, D5300, dan D3400 itu nyaris serupa. Sudah cukup lah kalau buat potrait atau landscape.
  • ISAN
    avatar 10465
    ISAN #Selasa, 13 Des 2016, 21:11 WIB
    mas.. tmnQ punya beli d3200 baru lensanya udh dpt yg AF-P kok. Q jg sering pinjem ,
    normal2 aja tuh mas...
    yakin d3200 bukan d3300?
  • NASIRULLAH SITAM
    avatar 10466
    NASIRULLAH SITAM #Rabu, 14 Des 2016, 07:49 WIB
    Mas mau tanya, rekomendasi lensa untuk kamera mirroless apa ya? Nikon J3
    :-)
    Pilihan lensa buat sensor CX masih sedikit ya. Tapi klo mau wide bisa nyoba lensa 6.7-13
  • ADINDA
    avatar 10515
    ADINDA #Selasa, 3 Jan 2017, 22:46 WIB
    buat d5300 berarti bisa ya kak? lensa ini berarti ngurangin suara noise pas pake AF gt ya?
    Iya, D5300 bisa pakai lensa AF-P dengan upgrade firmware-nya. Bisa di-download gratis dari website-nya Nikon. Lensa AF-P memang minim suara saat sedang mencari fokus.
  • TIRTA
    avatar 10601
    TIRTA #Senin, 30 Jan 2017, 22:57 WIB
    Saya nikon d5300 tidak perlu update firmware kok
    Bisa jadi pas beli D5300 sudah diupdate firmwarenya jadi 1.01 bukan lagi 1.00 untuk D5300 saat pertama kali rilis.
  • WAHYUDIN
    avatar 10659
    WAHYUDIN #Kamis, 23 Feb 2017, 20:27 WIB
    Maaf kang mau nanya tentan lensa AF-P 18-55 DX VR,
    soalnya saya pemula dalam menggunakan kamera
    DSLR. saya sudah mencoba lensa tersebut di nikon
    D7000 kenapa fokusnya engga bisa bergerak ya. Terus
    setting yg akang sebutkan di atas engga ketemu hehe
    Kalau di DSLR Nikon D7000 setahu aku memang nggak bisa pakai lensa AF-P 18-55 DX VR Bro. Firmwarenya belum ada update untuk mendukung lensa AF-P. Kalau dipaksa dipakai ya masalahnya ya itu nggak bisa fokus.
  • TUTDE
    avatar 10750
    TUTDE #Jum'at, 7 Apr 2017, 10:17 WIB
    Lengkap bgt artikelnya.. bagus
  • YAYA PAPUA
    avatar 10862
    YAYA PAPUA #Rabu, 24 Mei 2017, 13:18 WIB
    Nikon sy D5500
    keluaran awal
    (2015), sy lihat di
    pengaturan tdk ada
    OPTICAL VR.
    coba dicek versi firmwarenya
  • BOBYA
    avatar 10880
    BOBYA #Selasa, 6 Jun 2017, 05:21 WIB
    AF-S gak bakal punah min

    tetap ada untuk mensuply lensa untuk veri kamera pendahulunya

    AF-P itu sama kayak STM, bedanya dia lebih telat aja rilisnya
    disaat STM sudah diterapkan thn 2012
    AF-P baru menerapkan di tahun 2016

    AF-P hanya work untuk kamera nikon Tahun 2013 keatas
    D5300/D3300 aja kudu update firmware
    Kayaknya sih ke depannya AF-P memang dipasang untuk lensa-lensa kit atau lensa ekonomis. Sialnya lensa AF-S jadi masuk kelas yang mahal-mahal deh, hahaha. :D
  • BOBYA
    avatar 10881
    BOBYA #Selasa, 6 Jun 2017, 05:30 WIB
    saya pake di Nikon D5300

    kudu update dulu kalo mau pake ( C 1.01 L 2.015 )

    alhasil jalan deh di D5300

    tapi masih ada kendala di Autofocusnya pas bareng assist beam
    kadang ogah cari fokus,kadang assist beamnya gak nyala .

    (masih baru apa ya fimwarenya)

    mau gak mau?........ya pake Area AF Ke 39Point dan MF
    Kayaknya ya memang masih nge-bug. Entah kenapa Nikon kok juga kurang rajin ngasih update firmware.
  • BENNY
    avatar 10917
    BENNY #Selasa, 4 Jul 2017, 18:44 WIB
    Mas kalo di nikon d90 bisa jepret tapi
    kok gak bisa fokus?
    ya itu salah satu kekurangan lensa AF-P 18-55 DX kalau dipakai di DSLR lama. Firmwarenya nggak ada update lagi buat mendukung lensa ini.
  • PUTRO
    avatar 10974
    PUTRO #Rabu, 26 Jul 2017, 22:43 WIB
    .om aku due D3400 kiro" nek pengen
    ganti lensa zoom kui anggo sek opo ??
    Tlong direkomendasikan..sorry pemula
    suwun
    tergantung dirimu meh motret opo sik ke depannya. Nek meh motret pemandangan yo lensa wide 12-24. Nek motret model yo lensa 85.
  • SAPTRA
    avatar 11078
    SAPTRA #Rabu, 20 Sep 2017, 10:50 WIB
    bang. kalomisal sudah update firmware utk
    lensa af-p, masih bisa pake lensa af-s gk?
    suwun
    masih bisa bro, tenang saja!
  • RARA SOEROSO
    avatar 11122
    RARA SOEROSO #Kamis, 12 Okt 2017, 17:13 WIB
    Kak,saya mau tanya. Saya punya camera Nikon D3300,Lensa Nikkor DX AF-P 18-55mm.
    Kalau saya ganti lensa AF-S DX 70-300mm,apa itu bisa? Saya pemula. Makasih
    bisa dipakai, tenang saja